Ramadhan hampir habis, ada 2 rutinitas yang pasti menjamur di masyarakat kita: Belanja dan Mudik.
Para orang tua sibuk mendatangi pusat-pusat perbelanjaan untuk membelikan anak-anak mereka pakaian lebaran, selain juga membeli lebih banyak pakaian untuk dirinya sendiri; anak-anak muda menjejali distro-distro langganan mereka, mencari-cari pakaian yang sedang trend untuk dipakai di hari lebaran.
Sementara di pelabuhan, bandara, stasiun kereta, dan terminal angkutan, orang-orang berjejalan, bertransaksi dengan calo tiket dan buruh angkutan, sambil membayangkan wajah-wajah keluarga di kampung yang akan mereka temui sebentar lagi.
Beberapa di antara orang-orang yang saya sebutkan tadi mungkin ada juga yang berprofesi sebagai blogger, yang mungkin pada waktu itu ada informasi yang sangat layak untuk dituliskan diposting, tapi karena terkendala ketiadaan internet, terkendala juga aktivitas ngeblognya.
Bagi blogger-blogger yang sedang berbelanja, mungkin ndak terlalu masalah karena masih mungkin untuk kembali menemukan internet sepulangnya di rumah, atau kalau memang ngebet mau posting, tinggal jalan kaki 100meter pasti akan menemukan warnet atau cafe yang ada akses internet gratisnya.
Tapi bagi blogger-blogger yang sedang mudik, yang bakalan lama ndak ketemu internet di kampung, atau mungkin pulang ndak bawa laptop (atau bawa laptop, tapi modemnya ketinggalan), di kampung ndak komputer, ada sinyal hp, tapi lambat sekali kalau akses internet, terpaksa niat postingnya ditahan dulu sampai sekembalinya ke kantor saat libur sudah habis. Kecuali kalau mudiknya ke kota, yang ndak susah akses internet.
Tips berikut ini akan menyelamatkan Aktivitas ngeblog kamu. Jangan sampai aktivitas mudik mengganggu aktivitas ngeblog kamu! Ndak ada alasan untuk ndak ngeblog!
1. Bikin posting terjadwal.
Hampir semua penyedia layanan blog sekarang punya fasilitas scheduled post. Kalau kamu punya 10 artikel yang akan diposting selama 10 hari ke depan, dan besok kamu sudah harus berangkat ke kampung, kamu tinggal posting saja semua tulisanmu itu seperti biasa. Kemudian atur tanggal publikasinya. Sudah, deh. Nanti kalau sampai tanggalnya, postingan kamu bakal terpublikasi secara otomatis. :)
2. Posting via email.
Seperti juga fasilitas scheduled post, hampir semua penyedia layanan blog juga punya fasilitas post via e-mail. Dengan fasilitas ini kamu bisa posting blog kamu lewat e-mail. Ini sangat membantu kalau di kampung nanti koneksi internet lambat, atau kebetulan ndak ada komputer yang bisa akses internet. Modal ponsel yang bisa akses internet dan kirim e-mail sudah cukup. (menurut pengalaman saya mengakses internet lewat ponsel, mengakses e-mail selalu lebih mudah dan lebih cepat ketimbang masuk ke halaman dashboard blog saya). Aktifkan fitur post via e-mail ini sebelum mudik ke kampung!
Nah, cara aktifkannya bagaimana?
Pertama, bikin e-mail dengan alamat yang unik. Misalnya, blogpost235668@yahoo.co.id.
Bagi pengguna WordPress, login ke dashboard blog kamu, lalu di menu Settings >> Writing, temukan Post via e-mail. Masukkan setting email, password dan mail servernya. Jadi deh.
Kalau mau posting, tinggal kirim e-mail ke alamat e-mail yang kamu masukin tadi. Setiap e-mail yang masuk ke alamat e-mail tadi, pasti bakal jadi postingan. Nah, makanya alamat e-mail itu mesti unik, dan ndak boleh dipublikasikan ke orang lain.
Kekurangannya post via e-email ini adalah kamu harus mengakses alamat http://url-blog-kamu.com/wp-mail.php setiap kali sehabis posting. Beberapa orang mengatasinya dengan cara memasukkan kode <iframe src=”http://url-blog-kamu.com/wp-mail.php” /></iframe> di template file theme blognya. Tapi tetap saja agak sedikit ngerepotin. Fitur ini juga membatasi kita memilih kategori postingan. Padahal mungkin saja kita menulis postingan dengan topik berbeda-beda saat mudik nanti.
Untuk mengatasi masalah-masalah itu, saya merekomendasikan plugin Postie buatan Robert Felty untuk dipasang di blog kamu. Dengan plugin ini, kita bisa melakukan posting blog melalui e-mail, tanpa harus mengakses alamat http://url-blog-kamu.com/wp-mail.php setiap kali posting. Kita juga bisa memilih kategori, tags, attachment, dan gambar. Juga bisa menentukan user dan alamat e-mail mana saja yang bisa mengirimkan postingan, sehingga dapat mengatasi masalah spamming yang mungkin terjadi.
3. Sinkronkan blog kamu dengan situs Jejaring Sosial
Situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter adalah lahan bagus buat promosi blog. Dengan situs-situs itu kita dapat mendatangkan banyak pengunjung dan pembaca blog. Suatu cara promosi blog yang paling baik! Kalau liburan nanti mengalami kendala internet, biarlah situs jejaring sosial ini tetap bekerja mempromosikan blog kita.
Cara-caranya:
Untuk pengguna Twitter dan WordPress, dapat menggunakan plugin Twitter Tools buatan Alex King. Install dan aktifkan pluginnya, kemudian set Yes pada option “Enable option to create a tweet when you post in your blog?“. Dengan begitu, setiap postingan baru di blog akan dipublikasikan secara otomatis di akun Twitter, berisi link ke alamat postingan terbaru itu.
Bagi pengguna Facebook, manfaatkan aplikasi NetworkedBlogs di Facebook. Dengan aplikasi ini, pemilik blog dapat mempromosikan blognya di akun Facebook. Tambahkan blog di aplikasi ini. (jangan lupa masukkan url dan feed url). Kemudian pada fasilitas feed settings, pilih option 1: Automatic Publishing. Dengan cara ini setiap postingan baru di blog akan dipublikasikan di akun Facebook secara otomatis.
Semoga tips di atas berguna buat kita semua. Pokoknya kendala apa pun itu, ndak ada alasan untuk ndak ngeblog! Sepakat?!
Selamat berpuasa, mudik, dan berbelanja…