Saya iseng membuat ilustrasi piramida di atas, namun tidak dengan keisengan membahas topik yang melatarbelakangi mengapa saya membuat ilustrasi itu. Tulisan berikut ini sebagai lanjutan tulisan saya sebelumnya yang membahas persoalan mengapa Linux lebih tidak populer, dibandingkan dengan sistem operasi proprietary, meski Linux memiliki performa yang hebat. Dengan ilustrasi itulah saya mencoba memberikan masukan yang mungkin bermanfaat untuk ‘pemasaran’ operating sistem hebat seperti Linux, ke depannya.
Sebagai pengingat tentang tulisan saya sebelumnya, di sana saya katakan bahwa sistem operasi Linux kalah populer dibanding sistem proprietary, salah satunya dikarenakan kesalahan strategi yang dilakukan penggiat Linux dalam ‘memasarkan’ Linux. Linux selama ini dikenalkan ke publik oleh penggiatnya, dengan berbagai kegiatan seminar dan pelatihan. Namun sejak dulu sampai sekarang topik yang diusung tidak jauh berbeda: “Membandingkan Linux dengan Software Proprietary”, dan “Pelatihan Installasi Linux”.
Nah, apa hubungannya dengan piramida di atas?
Begini penjelasannya.
Ilustrasi piramida di atas adalah gambaran jumlah pelaku komputer di dunia. Tingkatan paling atas adalah tingkatan dengan jumlah pengguna paling sedikit. Semakin ke bawah, jumlah pengguna semakin banyak.
Tingkatan paling atas: Developer.
Adalah tingkatan dengan jumlah pelaku paling sedikit. Yang berada pada posisi ini adalah pengembang software, termasuk pengembang sistem operasi itu sendiri.
Tingkatan ke dua: IT Geeks.
Pada tingkatan ini pelaku komputer antar lain adalah IT Geeks, orang-orang yang antusias dengan IT dan perkembangan software. Anggota komunitas penggiat Linux berada pada posisi ini. Jumlah pelaku pada posisi ini tentunya lebih banyak dibanding developer softwarenya.
Tingkatan ke tiga: Professionals.
Pelaku komputer pada posisi ini adalah para professional, yang menggunakan komputer untuk menghasilkan sesuatu. Jumlah pelakunya lebih banyak dibanding tingkatan-tingkatan di atasnya. Pelaku yang berada di posisi ini antara lain orang kantoran yang beraktivitas menggunakan komputer, pelaku industri, desainer grafis, web desainer, dan semua orang yang menggunakan komputer untuk hal-hal produktif.
Tingkatan ke empat: General users.
Posisi ini adalah tingkatan pelaku dengan jumlah terbanyak. General users (pengguna umum), adalah pengguna komputer biasa, yang menggunakan komputer sebagai ‘peralatan’ sehari-hari. Mereka umumnya menggunakan komputer untuk hal-hal di luar pekerjaan, misalnya berinternet, bermain game, belajar, life style, dll. Termasuk di dalamnya adalah pengguna warnet, pemilik laptop, atau orang-orang yang menggunakan komputer sekedar untuk mengisi waktu.
-
Nah, tingkatan-tingkatan di atas sebenarnya juga merupakan pasar, atau target market. Di mana-mana, produk apa pun itu, atau perusahaan apa pun itu, pemenangnya adalah yang pandai menentukan target pasarnya.
Dihubungkan dengan popularitas Linux dan software proprietary, menurut saya hal itu sangat dipengaruhi oleh target pasar yang diusungnya dalam strategi pemasarnnya masing-masing. Linux cenderung hanya dipasarkan pada tingkatan ke dua: IT Geeks. Sementara sistem proprietary menentukan target pasarnya adalah pada tingkatan ke tiga (Professionals), dan tingkatan ke empat (pengguna umum).
Strategi pasar software proprietary.
Software proprietary menetapkan targetnya pada pengguna professionals, dan pengguna umum. Ini yang membuatnya lebih populer, karena jumlah pelaku/pengguna pada kedua tingkatan terbawah itu adalah yang terbesar. Cara promosinya antara lain melalui iklan (apalagi jika didukung dana pemasaran yang besar), baik di media cetak, elektronik, iklan-iklan online, atau viral marketing.
Strategi marketinya pada tiap tingkatan juga berbeda. Pada tingkatan professionals, yang lebih ditekankan adalah branding software itu untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Jika strategi branding ini berhasil, maka akan lebih mudah dalam memperkenalkan produk softwarenya ke tingkatan di bawahnya (pengguna awam).
Pada tingkatan terbawah, terdapat orang-orang awam yang belum mengenal komputer. Strategi yang dilakukan adalah dengan pelatihan pengoperasian komputer (bukan pelatihan installasi komputer). Pelatihan lainnya misalnya, pengerjaan sesuatu dengan komputer, misalnya membuat desain dengan software desain grafis. Strategi pasar pada tingkat ini akan lebih mudah jika strategi branding produk pada tingkat professionals sudah berhasil dengan baik. Jadi, tentunya yang lebih diutamakan adalah pemasaran pada tingkat professional lebih dahulu.
Strategi pasar software open source (Linux dan FOSS lainnya).
Karena sifatnya yang open source, Linux dan FOSS (Free Open Source Software) menentukan target pasarnya pada tingkatan ke dua: IT Geeks. Harapannya, akan ada masukan dari pengguna itu untuk pengembangan Linux dan FOSS selanjutnya, karena pada tingkatan ini para penggunanya adalah orang-orang yang mempelajari dan mendalami sistem sampai ke akar-akarnya: bagaimana sistem itu dibuat, bagaimana struktur kode dan filenya, dsb.
Pada tingkatan inilah para penggiat Linux berada. Mereka getol mempelajari Linux sampai ke akar-akarnya, lalu memperkenalkan Linux ke orang awam terhadap sistem operasi ini (tingkatan ke empat). Memperkenalkannya antara lain dengan konferensi, seminar, dan pelatihan. Masalahnya, mereka memperkenalkannya sampai ke akar-akarnya juga. Antara lain dengan pelatihan bagaimana melakukan installasi, partitioning hardisk, mengkonfigurasi jaringan, bekerja dengan konsol/terminal, dan dengan demikian mengharuskan pengguna awam itu menghafal kode-kode tertentu untuk dikerjakan di terminal.
Pelatihan semacam itu hanya cocok untuk orang-orang sesama IT Geeks, bukan untuk orang awam karena hal semacam itu bukan hal yang mudah untuk dipelajari. Orang awam tidak ingin tahu bagaimana sistem itu bisa berada dalam komputer mereka. Yang mereka mau tahu, mereka bisa menggunakan komputer itu, dan menggunakannya untuk melakukan sesuatu. Apakah penggiat Linux itu mengharapkan orang-orang awam untuk menjadi IT Geeks seperti mereka juga? Kalau itu yang diharapkan, maka percayalah kegiatan memperkenalkan dan mempopulerkan Linux tidak pernah punya dampak yang signifikan.
Saya pikir akan lebih optimal jika para penggiat Linux itu mengajarkan kepada orang-orang awam hal-hal yang mempunyai tingkat kesulitan terendah dahulu: pengoperasian komputer (pengoperasian komputer dengan linux). Sembari meningkatkan kemampuan penggunaan software open source di kalangan penggiatnya (komunitas pengguna Linux).
Cara lainnya adalah dengan mengubah target pasarnya (promosi dan perkenalan) ke tingkatan nomor 3: Professional. Alasannya, Linux dan FOSS adalah software yang handal dan FREE! Sekali lagi, FREE!. Ini akan menjadi keuntungan tersendiri, paling tidak secara finansial. Para professional itu adalah orang-orang yang menggunakan komputer untuk hal-hal produktif, dan sebagian besar beraktifitas untuk kegiatan ekonomi (mencari keuntungan dan penghasilan). Nah, jika bisa menancapkan branding software itu pada posisi ini, pemasaran pada tingkatan bawahnya pasti akan lebih mudah. Jika saja para desainer grafis mampu mengenal Gimp dan Inkscape, lalu membuat desain lebih hebat ketimbang menggunakan Photoshop yang berbayar, maka branding Gimp dan Inkscape sebagai software desain grafis yang handal akan terdengar hingga ke tingkatan di bawahnya. Jika desainer animasi sudah memilih Blender sebagai software desain 3 dimensi yang lebih hebat ketimbang 3d Max, maka branding itu akan berjalan ke tingkat pengguna ke 4 pula: pengguna awam.
Kalau brandingnya sudah berhasil, pemasaran ke bawahnya pasti akan lebih mudah!
-
Jadi, yang mana kira-kira target pasar yang lebih tepat untuk memasarkan software open source (Linux)? Bagaimana strategi pemasarannya? Apakah kegiatan dan upaya pengenalan Linux dan FOSS selama ini masih tepat jika dilakukan berulang-ulang ke depan? Nah, tinggal bagaimana para penggiat menyikapinya.
Tulisan ini tidak didasarkan atas tendensi apa-apa. Semata-mata tumpahan ide, dan sebagai masukan, untuk siapa saja yang ingin mencari pengetahuan.
Semoga tulisan ini bermanfaat, dan selamat berinternet.

Hai, salam kenal, artikel anda ada di
http://linux-open-source.infogue.com/popularitas_linux_dan_proprietary_pasar_dan_strategi
ayo gabung bersama kami dan promosikan artikel anda ke semua pembaca. Terimakasih ^_^