Cara Membuat Mobile Friendly WordPress

Kalau ada yang bilang sekarang ini zaman edan, maka mereka salah besar. Sekarang ini bukan zaman edan, melainkan zaman mobile. Ya, karena sekarang orang-orang sudah pada beraktivitas cuma pakai perangkat bergeraknya masing-masing. Kalau dulu kita sudah bangga menenteng Nokia 3600 atau Siemens C55 (hp pertama saya, nih), sambil main internet di warnet-warnet, sekarang kita tidak lagi ke warnet. Cukup duduk di mana saja kita mau, sambil mainin smartphone kita.

Coba deh sekarang kamu sebutin secara acak 10 teman kamu. Saya memperkirakan, 2 atau 3 di antaranya sudah pakai BlackBerry. Kan? (Kalau ternyata di antara 10 itu tidak ada yang pakai BlackBerry, coba deh kamu sebut 10 teman kamu lainnya.  Hahaha). Itu tandanya, sekarang orang sudah ber-internet-mobile-ria.

Nah, sekarang ini peluang kita, dan Anda-Anda semua, para pemilik dan pengelola situs/blog untuk menggaet para pengguna mobile internet itu.

Lalu, bagaimana caranya?

Ok, tutorial berikut ini cuma bagi pengguna WordPress saja, yaa..?! Pengguna engine lain silakan mencari referensi lainnya di Google.

Langkah 1: Gunakan WordPress theme yang mobile friendly.

Ada banyak theme yang dibuat khusus untuk mobile site. Salah satu yang saya sarankan adalah WordPress Mobile Theme dari BlogohBlog.com. Anda juga dapat membuatnya sendiri, kalau memang bisa.

Nah, sekarang coba saja install, tanpa harus diaktifkan.

Langkah 2: Gunakan Plugin WPtap Mobile Detector.

Tersedia banyak theme atau plugin yang bisa langsung dipakai dan dijalankan secara otomatis ketika situs diakses menggunakan perangkat mobile. Antara lain: WordPress Mobile Edition atau WPTouch. Tapi saya lebih menyukai WPtap Mobile Detector, karena plugin ini memberikan kita pilihan theme apa yang akan situs kita gunakan untuk setiap tipe mobile device, misalnya iPhone, BlackBerry, Nokia, atau bahkan iPad.

Tapi harap catat, fungsi utama plugin ini hanya untuk mendeteksi perangkat mobile yang digunakan untuk mengakses situs kita, dan mengarahkannya ke redirect-url atau theme tertentu yang sudah kita set di options page-nya. Jadi, kita tetap harus membutuhkan theme khusus mobile agar mendapatkan situs yang benar-benar mobile friendly.

Nah, sekarang coba install dan aktifkan plugin WPtap, lalu masuk ke menu Mobile Detector >> Settings

Lalu, tentukan device dan theme yang ingin Anda aktifkan untuk masing-masing perangkat (pilih theme yang tadi Anda install). Anda juga dapat memasukkan redirect url untuk masing-masing device.

Selamat mencoba,…

Popularitas Linux dan Proprietary, Pasar dan Strategi

computer-user

Saya iseng membuat ilustrasi piramida di atas, namun tidak dengan keisengan membahas topik yang melatarbelakangi mengapa saya membuat ilustrasi itu. Tulisan berikut ini sebagai lanjutan tulisan saya sebelumnya yang membahas persoalan mengapa Linux lebih tidak populer, dibandingkan dengan sistem operasi proprietary, meski Linux memiliki performa yang hebat. Dengan ilustrasi itulah saya mencoba memberikan masukan yang mungkin bermanfaat untuk ‘pemasaran’ operating sistem hebat seperti Linux, ke depannya. Continue reading

Linux, si Hebat yang Tidak Populer. Mengapa?

linux-penguin-full1_2Siang tadi saya menghadiri seminar Indonesia Linux Conference 2009 (ILC 2009), di Gedung Iptek Universitas Hasanuddin, Makassar. Kegiatan tahunan para penggiat Linux tanah air, yang diselenggarakan secara bergantian di kota-kota terpilih di Indonesia. Tahun 2008 yang lalu, ILC (ILC 2008) diadakan di Kuta, Bali.

Sesi seminar yang sempat saya ikuti diisi oleh 3 pembicara, yang saya lupa namanya, namun saya kenal mereka adalah penggiat Linux yang lumayan dikenal di Indonesia. Saya tahu, karena beberapa kali melihat foto-foto mereka nongkrong di majalah Info Linux yang sering saya baca. Seminar dimoderatori oleh Adi Nugroho, penggiat Linux yang lumayan populer di kota Makassar. Continue reading